Sadarkah Anda mengapa perlu mengelola keuangan keluarga ... ?

"Sejahtera Di hari Tua, dengan Peduli akan keuangan keluarga dimasa saat ini"

source : google.com

Bayangkan ketika bisa di level paling atas, maka anda berbeda dari 99 orang lainnya, sudah pasti lebih sadar dan peduli dengan mengelola keuangan yang baik untuk bisa terus melestarikan kekayaan.

Dear Friend,

Perkenalakan nama saya Fredy sebagai seorang Financial Advisor, yang dimana saya ingin bercerita mengenai Pengelola Keuangan untuk Keluarga tercinta dan Mempersiapkan Keuangan keluarga di masa depan.
Maka dari itu mohon posisikan saya sebagai teman anda, yang memang ingin berbagi cerita kepada anda saat ini.

" Segera Nyatakan Kasih Sayang Anda kepada Keluarga... "

Tingginya Biaya Hidup Saat ini, diperlukan cara perencanaan keuangan, bagi  Anda yang tinggal di perkotaan, biaya hidup dari hari ke hari serasa semakin tinggi, tapi itulah yang terjadi, oleh karena itu anda perlu membuat rencana keuangan keluarga yang dapat anda gunakan setiap bulannya dari penghasilan yang sudah didapat, agar tidak habis begitu saja tanpa tersisa untuk memenuhi kebutuhan hidup yang tinggi itu.

Naiknya Biaya Hidup dari tahun ke tahun yang setiap keluarga pasti merasakan 3 Raksasa Keuangan Yaitu Inflasi :

  • 1. Biaya Kepemilikan Rumah.
  • 2. Biaya Kesehatan.
  • 3. Biaya Pendidikan.

Saat dulu ketika Anda Belanja Di Supermarket ...

Uang Rp 100 ribu sudah bisa digunakan untuk membeli kebuhan sehar-hari, misal beli beras bisa dapat dalam jumlah banyak. Sekarang, dengan uang yang sama, jumlah beras yang dibeli menjadi jauh berkurang. berasa banget bedanya, betul bukan?
 

source : google.com

4 - 3 - 2 - 1 ...

[Pening Pala MAMA]

Untuk kebutuhan keuangan jangka panjang, inflasi dari tahun ke tahun bisa mengacaukan keuangan keluarga anda dan banyak dari mereka yang sudah merencanakan untuk dana pensiun yang tetap jumlah nya setiap bulan, merasakan seperti uangnya ga cukup mengejar kenaikan barang dan jasa saat ini.
Disaat itu menunjukan bahwa Anda  perlu mengantisipasi naiknya biaya Hidup dari tahun ke tahun dengan membuat Perencanaan Keuangan Keluarga.

Keadaan Ekonomi Keluarga Tidak Selalu Baik ..

Dikondisi saat ini yang dimana kemajuan zaman semakin cepat dan perubahan dunia juga semaikin cepat, serta perubahan ekonomi global juga tidak menentu, mengalami krisis bisa terjadi kapan saja, Banyak keluarga yang dulunya makmur kini jatuh miskin, Banyak Pengusaha yang dulunya sukses kini harus merasakan kegagalan.
Akibatnya menyakitkan banyak orang yang sebagai tulang punggung keluarga, di PHK, menjadi pengganguran kemiskinan dan lain sebagainya.
Banyak juga bencana alam yang terjadi, langsung atau tidak langsung juga berpengaruh pada perekonomian, belum lagi situasi politik yang tak menentu, bisa juga menpengaruhi situasi perekonomian.
Semisal Anda tidak memiliki Perencanaan Keuangan buat mengantisipasi situasi semacam itu, akibatnya bisa fatal, misalnya contoh, keadaan perekonomian yang kurang baik, bisa jadi perusahan pengurangan karyawan (PHK), Di situasi yang tidak memungkinkan demi memangkas biaya perusahaan. nah kebetulan karyawan yang terkena PHK Belum melakukan perencanan keuangan bagi keluarganya, lalu bagaimana dengan Biaya hidup keluarga yang di tanggungnya.
namun hal ini bisa di atasi dengan melakukan perencanaan keuangan dengan disiplin menyisipkan dana untuk menyediakan dana cadangan min 6 bulan dari gaji.

Tubuh Manusia Tidak Selalu Sehat

Keseringan dari kebanyakan orang mengalami kurang baiknya pola makan, pola tidur dan kurang olahraga, yang menjadikan minimnya kualitas hidup sehat, tidak seperti di generasi-generasi sebelumnya yang mendapatkan harapan hidupnya lebih tinggi di banding sekarang yang dimana penyakit pun ikut berevolusi, kabar baiknya sekarang banyak fasilitas kesehatan yang makin baik dari tahun ke tahun, namun hal itu tidak menjamin bahwa manusia akan tetap terus sehat sepanjang hidupnya yang berjalan ini, sehingga bisa terus berkerja dan mendapatkan penghasilan. banyak hal yang kemungkinan bisa terjadi. 
Bisa Saja sedang dijalan tidak melihat ada lubang di jalan yang akhirnya bisa membuat patah tulang dan bisa membuat tidak mampu kerja dalam beberapa pekan.
Ada juga yang sedang asyik tidur namun tiba-tiba pas bangun jalan ke kamar mandi melihat wajahnya agak miring sebelah dan dokter berkata mengalami stroke yang akibatnya menjadi kondisi sakit kritis yang membuat tidak bisa berjalan, berbicara dan berkerja lagi.
Bila hal itu, tidak diantisipasi dan tidak membuat perencanaan keuangan keluarga, apakah ada yang mau bantu untuk hai itu? rasanya sulit mengadalkan bantuan dari yang lain, untuk itu sangat di perlukan Perencanaan Keuangan, agar apa yang sudah anda miliki selama ini tidak hilang.

Beberapa Orang Sudah Mempunyai Tujuan atau anggaran Keuangan Keluarga.

  • Mempersiapkan Dana Pendidikan Anak 
  • Cicilan Rumah Baru
  • Persiapan Dana Cadangan
  • Cicilan Kendaraan
  • Perlindungan Keuangan Keluarga

Hal-hal dalam membuat Anggaran Keluarga :

Pada umumnya anggaran di bagi dua, yaitu Pendapatan dan pengeluaran.
Pendapatan adalah uang yang anda dapatkan selama sebulan, baik dari gaji atau dari pendapatan lainnya.

Pengeluaran di bagi 5 :

  1. Tabungan 
  2. Premi Insurance
  3. Bayar Hutang
  4. Memberi / Amal
  5. Biaya Hidup

1. Tabungan

Anda mungkin bertanya-tanya mengapa tabungan menjadi pengeluaran? Ya anda tidak salah baca, karena dengan anda menganggap seperti pengeluaran, maka seolah olah tidak ada dan sudah habis terpakai, namun dengan sikap seperti itu bisa semakin rajin untuk menabung.
Bila demikian, menabung secara rutin menjadi suatu keharusan, jumlah yang di tabung tentu berbeda-beda tentu dari seberapa besar yang anda ingin tabungkan.

2. Premi Insurance

Jika Anda mempunyai suatu tujuan untuk masa depan, sangat penting memiliki insurance dan ini adalah kewajiban yang harus anda bayarkan ke perusahaan insurance, agar anda mendapatkan perlindungan insurance, buat list anggaran di buku anda, tulislah jika anda membayar tahunan atau bulanan dengan nominal berapa.

3. Bayar Hutang

Bayar hutang juga perlu di perhitungkan berapa besar bunga dan juga jangka waktunya, usahakanlah melunasinya sesuai waktunya agar terhidar dari pinalti dan juga menyisipkannya dana lebih agar tidak terlalu berat untuk membayar ketika jatuh tempo tagihan.

4. Memberi / Amal

Saya percaya, semakin banyak memberi semakin banyak menerima, misalnya memberikan ke badan amal, yayasan atau kepada orang tua, adik, kakak dan lain sebagainya, karena dengan anda semakin banyak memberi disitulah anda merasa hidup berkelimpahan.

5. Biaya Hidup

Kenapa biaya hidup di taruh di urutan terkhir? karena cara ini ditempuh untuk menjamin tercapainya perencanaan keuangan yang anda sudah anggarkan,banyak orang keliru dengan meletakan urutan menabung yang paling akhir, dengan membelanjakan dulu dari penghasilan mereka, baru sisanya (jika ada) akan ditabungkan untuk tujuan-tujuan keuangan mereka, cara ini memiliki kelemahan, sering kali setelah di belajakan hasil nya tidak ada sisa bahkan kurang untuk biaya belanja.

Bagaimana Jika Anggaran Anda menjadi Minus ?

Sebagian dari Tujuan embuat Anggaran adalah untuk menjaga agar anda tidak mengalami defisit. seringnya terjadi Pengeluaran Anda lebih besar daripada Pemasukan.
Disinilah untung nya membuat anggaran. karena anda bisa melakukan pencegahan agar jangan sampai Pengeluaran Keluarga Anda lebih besar daripada Pemasukan setiap bulannya.
Lalu apa solusinya jika sudah terjadi defisit sebelum membuat anggaran :
  1. Buat Rencana untuk menambah pemasukan, (misalnya bisnis online) intinya yang bisa anda kerjakan diluar jam kerja anda, supaya ada penambahan pemasukan dan menjadi tidak defisit, namun jika masih defisit, maka coba plan ke ...
  2. Rencanakan dan list pengeluaran yang bisa dikurangkan dari biaya rutin, misalnya pergi ke mall atau makan di luar diganti dengan membawa makanan dari rumah, bila itu tidak bisa dan masih defisit, maka..
  3. Pikirkan lagi apa yang bisa menjadikan anda mendapatkan pendapatan tambahan dan yang bisa dikurangi pengeluaran yang tidak begitu penting atau bisa ditunda.
Umumnya ketika sebagian orang mengalami defisit dalam membuat anggaran, yang awal mereka pikirkan adalah bagaimana bisa mengurangi pengeluaran dengan berhemat, cara berfikir ini harus di ubah. Berhemat memang bagus, namun mengurangi pengeluaran bukan pioritas utama. Pioritas utama adalah memikirkan bagaimana caranya untuk bisa menambah pemasukan.
Dengan Berfikir seperti itu, anda akan menjadi lebih postif dalam berfikir, karena ingin terus berusaha untuk lebih maju.

" Hidup Penuh Risiko yang Tak Terduga "

Pentingnya Mengantisipasi Risiko Kehidupan ...

Saat ini, anggaplah anda sudah menetapkan sejumlah Tujuan Keuangan Keluarga dan semuanya terlihat berjalan begitu mulus.
Namun sebenarnya Anda masih harus tetap berhati-hati, Karena Masih ada beberapa risiko yang mengintai keluarga anda. Bila Anda tidak hati-hati, maka bisa menghalangi Anda mencapai tujuan-tujuan keuangan yang sudah anda tetapkan diawal membuat anggaran. atau bisa jadi pencapaian tujuan keuangan keluarga anda tertunda.
Apa yang dimaksud Risiko Kehidupan?
Secara sederhana saya definisi risiko kehidupan yaitu : "tiba-tiba terjadi kejadian yang tidak diharapkan terjadi dan secara terkejut datangnya"
Sangat penting Anda dan Keluarga untuk antisipasi dari risiko kehidupan yang mungkin bisa terjadi kapan saja.

Mengapa Anda Perlu Antisipasi Risiko Kehidupan ...

Beberapa alasan mendasar yaitu :
  1. Biaya risiko kehidupan dapat menganggu pada keuangan keluarga Anda, disaat risiko kehidupan sedang terjadi. sering kita mendengar ludesnya harta yang sudah di kumpukan sekian lama, hanya karena terpakai untuk mengobati penyakit kritis yang di derita salah satu anggota keluarga, yang biayanya sangat mahal sekali.
  2. Ada kemungkinan risiko kehidupan bisa terjadi disaat bersamaan dan sekaligus keluar biaya risiko kehidupan ini. beberapa studi case risiko kehidupan bisa terjadi secara bersamaan, sehingga yang terjadi bisa lebih besar biayanya daripada hanya satu risiko saja yang terjadi. Misalnya contoh. kebakaran rumah yang terjadi pada sebuah rumah dan mengakibatkan luka serta bisa mengakibatkan kematian terhadap orang yang terjebak didalam rumah tersebut, terjebak oleh api.
  3. Beberapa Risiko Kehidupan yang Pasti terjadi pada setiap manusia dan tidak bisa dihindari. Salah satunya risiko kematian, Cepat atau lambat Risiko ini pasti terjadi yang akibatnya tidak bisa dihindari.

 Risiko Kehidupan yang umum Terjadi ...

Kematian : 

Bila seorang kepala rumah tangga dan juga pencari nafkah untuk keluarga yang menaggung keunagan keluarga, terjadi risiko kematian maka bisa jadi keluarga yang di biayai akan kelimpungan..
Jika pasangan juga berkerja, maka dialah yang mungkin harus menanggung biaya hidup keluarga sehari-hari, dan apabila penghasilanya tidak cukup untuk menanggung biaya hidup tersebut, maka pasangan dari keluarga ini harus mencari pendapatan tambahan dengan mencari perkerjaan sampingan agar bisa mencukupi biaya kehidupan keluarga yang di tinggalkannya.
Tidak Mampu Berkerja Selamanya :
Disetiap keluarga pasti ada yang berperan sebagai tulang punggung keluarga yang mencari nafkah untuk kebutuhan sehari-hari dan membayar biaya hidup setiap bulannya, artinya setiap keluarga akan sangat tergantung kepada seorang yang berkerja untuk memenuhi biaya hidup keluarga.
Bisakah Anda membayangkan apa yang terjadi bila mendadak si pencari nafkah tidak bisa berkerja lagi karena adanya kejadian (misalnya : kecelakaan) yang mengakibatkan cacat tetap total.
Keluarga anda mendadak hilang penghasilan, sehingga kebutuhan pokok keluarga anda tidak sanggup lagi membayar biaya hidup, Jadi jangan anggap remeh untuk risiko ini, karena perencanaan keuangan anda yang di awalnya baik, bisa jadi gagal karena terjadinya risiko ini.
Namun tidak semua perkerjaan berisiko terhadap cacat tetap total ini, tergantung dari jenis perkerjaan yang dilakukan setiap harinya.
Disamping itu, Risiko yang bisa juga terjadi adalah mendadak terkena penyakit kritis seperti Stroke, Kanker, Jantung mengakibatkan tidak mampu berkerja, Bila anggota keluarga mengalami risiko tidak mampu berkerja lagi karena Penyakit kritis, maka sering kali pasangan yang harus menaggung biaya hidup, seperti makan dan biaya lain-lainnya.
Pertanyaan :
Apakah anda pernah mengetahui tentang Penyakit Kanker, Stroke, Jantung ?
Menurut Anda mana yang paling berbahaya ?
Berapa biaya pengobatan untuk penyakit kritis tersebut, 100juta, 200juta atau lebih?
Berapa lama menabung untuk mempunyai dana pengobatan itu?
Jika sudah punya tabungan, bisakah ludes saat itu juga?
Apakah Proteksi dari kantor sudah cukup jika terjadi risiko penyakit kritis?
Adakah teman, saudara yang akan membantu dari biaya hidup dan biaya risiko kehidupan anda?
Sekarang dengan anda menyadari akan risiko yang hampir setiap manusia berpotensi terkena resiko ini, maka itu tambahkanlah proteksi keuangan keluarga anda sebelum terlambat.
"Waktu sangat penting ketika henti jantung mendadak terjadi"

Copyright © 2019. DisclaimerPrivacy Policy | Tos

error: Content is protected !!

This is the bottom slider area. You can edit this text and also insert any element here. This is a good place if you want to put an opt-in form or a scarcity countdown.